BIJI PEDAK siap dihidangkan

 




bersihkan agar getahnya hilang.
bahan tersebut direndam agar racunnya hilang.
Selanjutnya
direbus selama 30 menit  supaya steril, lalu dihancurkan dengan mesin penggiling.
Tahapan selanjutnya, adonan diberi bumbu, dipipihkan dalam bentuk lembaran, dan dipotong dalam bentuk keripik.
Proses selanjutnya, yakni digoreng menggunakan minyak goreng dan diberi penyedap rasa serta dikemas, hingga keripik siap dipasarkan.

Mahasiswa IPB inovasi biji karet jadi keripik
Bogor (Antara) - Mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang tergabung dalam kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian (PKMP) berhasil menginovasi biji karet sebagai kudapan sehat dan bergizi.
"Biji karet dapat dijadikan keripik. Selain mengandung protein yang cukup tinggi, biji karet juga menandung asam amino esensial yang berguna untuk tubuh," kata Ketua PKMP IPB Ahmad Mupahir di Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Bersama teman satu tim, yakni Dede Permana, Ratih Kemala Dewi, Jun Harbi, dan Pipin Urip Kurniasih, mereka meneliti kandungan protein yang terdapat dalam biji karet cukup besar, yakni 23 persen.
Menurut Ahmad Mupahir, keripik merupakan makanan ringan khas Indonesia, di mana semua masyarakat menyukai kudapan itu.
Namun, kata dia, selama ini keripik hanya dikenal menggunakan bahan baku singkong atau pisang.
"Kami memilih biji karet sebagai terobosan baru dan dalam rangka memanfaatkan hasil alam yang dianggap limbah," katanya.
Ia menjelaskan, proses pembuatan keripik biji karet tidak terlalu sulit, yaitu biji karet yang putih dibersihkan agar getahnya hilang.
Kemudian, bahan tersebut direndam agar racunnya hilang.
Selanjutnya selama 30 menit direbus supaya steril, lalu dihancurkan dengan mesin penggiling.
Tahapan selanjutnya, adonan diberi bumbu, dipipihkan dalam bentuk lembaran, dan dipotong dalam bentuk keripik.
Proses selanjutnya, yakni digoreng menggunakan minyak goreng dan diberi penyedap rasa serta dikemas, hingga keripik siap dipasarkan.
"Kami berharap inovasi ini bisa diaplikasikan warga untuk membantu masalah kemiskinan dan gizi buruk," katanya.
Ia menambahkan, biji karet, adalah salah satu bahan pangan yang belum dimanfaatkan maksimal.
Selama ini, katanya, biji karet hanya dijadikan alat permainan anak-anak.
Ada pula, kata dia, warga desa memanfaatkan biji karet sebagai bahan baku dasar pembuatan tempe.
Dengan inovasi yang dilakukan timnya, ia berharap ada pengayaan baru terhadap bahan yang selama ini belum banyak dimanfaatkan, namun punya nilai protein yang baik. (ANT)

BIJI PEDAK siap dihidangkan 4.5 5 Ahmad Faisal bersihkan agar getahnya hilang. bahan tersebut direndam agar racunnya hilang. Selanjutnya direbus selama 30 menit  supaya steril, ...


8 komentar:

  1. Wow.. mantap!!Yu mulai..

    BalasHapus
  2. Kita tunggu kripik pedak dari danau salak

    BalasHapus
  3. anak anak dianjurkan rajin rajin bapedak-lalu kumpulkan dan kita sajikan sebagai panganan

    BalasHapus
  4. Jadi dandaman tiwadak nah..

    BalasHapus
  5. devi rahmadi4 Maret 2013 16.00

    Sesuatu yg Inovative.........
    Tapi jarang digawi krn kakanakan sudah jarang 'Bapedak' kalah lawan PS & Gameoneline.....

    BalasHapus

Mohon komentarnya dengan bahasa yang sopan, terima kasih atas kunjungannya.