Hewan Pekerja (Series) 16, Lebah Propolis

 

HEWAN PEKERJA (Series)

Definisi hewan pekerja adalah hewan yang dimanfaatkan oleh manusia karena kemampuan alamiahnya atau akibat oleh pelatihan. Pengertian ini membatasi hewan yang rajin bekerja tapi untuk dirinya sendiri. Karena kelebihnnya ini hewan tersebut kemudian menjadi sahabat bahkan anggota keluarga dari manusia yang mengambil manfaat dari keberadaannya.

LEBAH PROPLIS.

Lebah ini berukuran lebih kecil dari lebah yang umum kita kenal atau kita budidayakan. Warna dan ukurannya sepadan dengan lalat. Seperti lebah pada umumnya hidup berkelompok dalam satu sarang. Lebah hewan pekerja ini sedikit lebih tertutup dan menyukai sarang yang tersembunyi di lobang kayu atau bambu tua.

B. Propolis: Dari Lebah untuk Manusia

Definisi Propolis

Propolis adalah material lengket berwarna gelap yang dikumpulkan oleh lebah dari berbagai jenis tumbuhan, dicampur dengan lilin lebah (wax) dan digunakan untuk membangun konstruksi sarang lebah (Bankova et al., 2000:3). Kata "propolis" berasal dari bahasa Yunani, yaitu pro (pertahanan depan, sebelum masuk) dan polis (kota), yang secara umum bermakna pertahanan kota atau sarang lebah dari benda-benda di luar sarang (Bankova et al., 2000:3; Scully, 2006:359). Propolis merupakan subtansi resin alami yang merupakan campuran lilin lebah (wax), gula dan eksudat tanaman atau getah (Scully, 2006:359). Getah yang menjadi bahan dasar propolis ini berasal dari bagian tumbuhan penghasil getah yaitu kulit kayu, tunas, wax, dan pucuk-pucuk daun (de Almaida & Menezes, 2002:6).

Lebah madu (Apis mallifera L.) mengumpulkan resin-resin dari berbagai macam tumbuhan yaitu getah yang keluar dari kuncup daun dan kulit batang tanaman conifer (golongan pinus). Lebah kemudian membawa resin tersebut menuju sarang lebah dan mencampur dengan enzim yang disekresikan dari kelenjar mandibula lebah, meskipun demikian komponen yang terdapat di dalam propolis tidak mengalami perubahan (Farre et al., 2004:22).

Produksi propolis per koloni per tahun diperkirakan antara 10-300 gram, tetapi produksi ini tergantung jenis lebah, iklim, sumber daya hutan, dan mekanisme pengumpulan lebah. Propolis dapat langsung dimanfaatkan atau dilakukan pemurnian terlebih dahulu dengan ekstraksi dan penyaringan (Krell, 1996:16; Farre et al., 2004:22).

Sifat Fisik Propolis

Propolis merupakan suatu subtansi resin yang bentuknya lengket seperti lem, lembut dan liat pada suhu 25°-45°C. Pada suhu kurang dari 15°C dan secara partikuler ketika dibekukan atau didekatkan pada pendingin, propolis akan berubah menjadi keras dan rapuh. Propolis akan tetap rapuh meskipun telah dilakukan pemanasan dengan suhu yang lebih tinggi. Pada suhu di atas 45°C propolis akan menjadi lebih lengket dan lebih liat. Propolis secara khas akan mencair pada suhu 60°-70°C, meskipun beberapa propolis titik leburnya mencapai 100°C (Krell, 1996:2).

Variasi warna, komposisi dan khasiat propolis dapat terjadi karena sumber tanaman yang bermacam-macam. Propolis berwarna kuning sampai coklat gelap, bahkan transparan tergantung dari resin asalnya (Krell,1996:2). Selain itu propolis juga secara umum bersifat tidak beracun, meskipun telah dilaporkan adanya reaksi alergi, tetapi reaksi ini biasanya hanya sebatas kemerahan pada kulit (de Almaida & Menezes, 2002:6).

Semua Lebah menghasilkan madu dan propilis. Namun ada spesifikasi atau kekhususan sendiri sendiri. Ada lebah yang memproduksi madu lebih bayak dari yang lainnya maka dikenal sebagai lebah madu (Apis mallifera L.) ada pula yang menghasilkan propolis lebih banyak maka kemudian kita sebut lebah propolis (Trigona spp).

Kandungan Kimia Propolis

Propolis kaya akan zat essensial yang sangat berguna bagi manusia. Komposisi kimia propolis sangat bervariasi (warna dan aroma) dan erat hubungannya dengan jenis dan umur tumbuhan serta letak geografis asal propolis (Lotfy, 2006:22). Umumnya propolis mengandung resin dan balsam yang terdiri atas 55% flavonoid dan asam fenol dan esternya, 30% lilin lebah (wax), 10% etereal dan minyak aromatis, 5% pollen dan senyawa organik serta mineral sebesar 5% (Farre et al., 2004:24).

Bagi lebah, propolis merupakan zat penting yang sangat fundamental yang diperlukan untuk sterilisasi sarang lebah dari serangan bakteri, jamur dan penyakit. Propolis berfungsi melindungi seluruh sarang dan tempat lebah ratu menyimpan telurnya dari hama Bacillus larvae yang menyebabkan kebusukan telur-telurnya. Jadi, propolis tidak hanya berfungsi sebagai penyegel atau penutup sarang lebah tetapi juga menghalangi masuknya kuman penyakit (Krell, 1996:1).
Bagi kita yang berminat harga propolis lima kali lebih mahal dibandingkan dengan madu. Sedangkan Lepah Trigona spp ini sudah sangat populer di Banua dengan sebutan "The Kalulut". Sebagai bukti bahwa Kalulut penghasil propolis terbanyak di kelas lebah adalah bila kita mengganggu sarangnya maka lebah ini akan bergerombol menyerang. Karena Kalulut tidak memiliki sengat maka dia akan menempelkan propolis dirambut kita. Ya rasa lengket itu adalah propolis. Selamat menikmati propolis dari Kalulut.
Hewan Pekerja (Series) 16, Lebah Propolis 4.5 5 Ahmad Faisal HEWAN PEKERJA (Series) Definisi hewan pekerja adalah hewan yang dimanfaatkan oleh manusia karena kemampuan alamiahnya atau akibat oleh pela...


9 komentar:

  1. OHH...CAM MITU SEKALINYA LAH...

    BalasHapus
  2. kalo "the kalulut" yang dibanua kita tu spy jadi obat ky "propolis" yg "super mahal" tu gimana caranya boss.

    BalasHapus
  3. mun kaitu tarasai sudah sorang propolis dari jendela ruang tamu AW1

    BalasHapus
  4. sorang lebih katuju nang metropolis...,lebih............ (bondet)

    BalasHapus
  5. tap..mantap....LANJUTTTTTTTT

    BalasHapus
  6. Edit ya mantrap

    BalasHapus
  7. info tambahan. Kalulut gasan memberi pemberat pada batok kelapa yang dibentuk seperti perisai sebagai alat permainan rakyat Banjar era 70-an adalah raw propolis

    BalasHapus
  8. tegasnya kalulut untuk balugu - logo adalah propolis mentahan

    BalasHapus

Mohon komentarnya dengan bahasa yang sopan, terima kasih atas kunjungannya.