Paunjunan dan Hakekat Pencapaian

 

GUPRAN. Paunjunan dan Hakekat Pencapaian
Setelah sekian lama Gupran tidak hadir  membuat kawan-kawannya 'kaganangan' dengan ocehan si Gupran  yang padahal  menurut pendapat kebanyakan orang bahwa omongan Gupran itu 'tidak jelas' atau 'kada babuku baruas' istilah bahasa Banjarnya, itu di akui sendiri oleh si Gupran. Kalau boleh meminjam ucapan Pak Karni Ilyas menanggapi  pembicaraan Pak Arswendo, bahwa saat dia berbicara pada menit pertama  bisa jelas,  dia paham, orang pun paham berikutnya menit kedua hanya dirinya sendiri yang paham dan kalau sudah lebih dari tiga menit dia sendiri kada paham apalagi orang lain,  he.. he... labar am. Kembali pada alasan mengapa ketidak hadiran Gupran selama ini ternyata berhubungan dengan kegiatan baru atau boleh dikatakan hobi baru si Gupran yaitu belajar 'ma ajar' atau maunjun atau bahasa Indonesianya Memancing.  Suatu kali di tanya mengapa dia menyukai kegiatan memancing apakah karena ikut-ikut saja ataukah sebagai sebuah pelarian karena ditolak partai ikut mencaleg, karena kalah bersaing. Mungkin ada benarnya juga tapi untuk mencaleg kira-kira tidak karena tidak ada partai yang mampu mengakomudir aspirasinya. Setelah dilakukan pembicaraan dari hati ke hati atau 'duduk batata dan basila' dan bayar 'piduduk' segala.  Oya berbicara mengenai 'piduduk' dalam ranah budaya banjar jangan disamakan dengan gratifikasi, yang merupakan wilayahnya KPK demikian Gupran mewanti-wanti sebelum penjelasan mulai dilakukan.  Maunjun itu adalah hobi yang sangat baik untuk melatih kesabaran dan keikhlasan.  Melatih untuk tidak iri hati dan turut bersenang hati bila kawan mendapatkannya.  Puncaknya jar Gupran adalah seorang Paunjunan atau Pemancing itu 'pandangannya hanya SATU'  dan yang dilihat hanya 'KEBESARANNYA' . Wah hebat Gupran ini artinya sampai sudah pemahaman Hakekat ujar kawannya menyela padahal penjelasan Gupran belum selesai. Maksudnya Pandangan yang satu itu adalah pandangan hanya pada 'tantaran unjun' dan yang dilihat adalah 'Kebesaran atau kecilnya iwak nang mamatuk, mun  BESAR di bawa pulang kalau kecil dilepas lagi' jar Gupran.  Ooooh dasar si Gupran.
Paunjunan dan Hakekat Pencapaian 4.5 5 Fahmy GUPRAN. Paunjunan dan Hakekat Pencapaian Setelah sekian lama Gupran tidak hadir  membuat kawan-kawannya 'kaganangan' dengan oceha...


4 komentar:

  1. kita siap maunjun pulang bila tuan rumah berkenan, hehe..

    BalasHapus
  2. maunjun pakai bait lurus, batatamuan memang harus

    BalasHapus

Mohon komentarnya dengan bahasa yang sopan, terima kasih atas kunjungannya.