4 Ciri Manusia Settingan

 

Rasanya kita semua pernah mendengar "Cinta Settingan" kan? Iya, beberapa waktu lalu sempat heboh dan menjadi trending topic beberapa stasiun TV yang memang memberitakannya untuk kita semua [sekalian kejar ratting...hiiii].  Tapi pernahkah kalian mendengar manusia settingan? Mungkin kalo sebutan manusia setengah dewa pasti sudah, tapi ini manusia settingan... Bagaimanakah ciri-ciri makhluk manusia settingan tersebut ? Menurut beberapa pengamatan, ada beberapa ciri yang secara jelas dapat dilihat secara kasat mata, yaitu:
  1. Proses Instant.  Kita semua yakin bahwa sesuatu yang instant berdampak tidak baik.  Nah, manusia settingan mempunyai jabatan serta instant, ia tidak memerlukan waktu sebagaimana orang umumnya dengan kata lain jabatannya masak dikarbit.
  2. Pura-pura jujur padahal garong.  Karena belum berpengalaman maka manusia settingan gampang dijebak oleh kawan maupun lawan politiknya. Dan simanusia settingan menikmati hasil tersebut, namun karena mukanya yang sedikit innocent orang terkelabui.
  3. Tidak bertanggung jawab alias mudah melempar tanggung jawab.  Manusia settingan tidak memahami hakekat jabatan dan bersosialisasi dengan lingkungannya, ia sebenarnya cenderung arogan tetapi "cashingnya" baik dan gampang melempar tanggung jawab kepada orang lain bahkan mengorbankan anak buah sendiri.
  4. Merasa selalu benar.  Manusia settingan sebenarnya mempunyai tingkat rasa egois yang tinggi, ini akibat selalu dimanja dan diuntungkan oleh yang me-settingnya.
Nah sobat semua, ada yang mau tambahkan...?
[Ilustrasi gambar sumber internet / weblog ask]
4 Ciri Manusia Settingan 4.5 5 Agus Mincom Rasanya kita semua pernah mendengar "Cinta Settingan" kan? Iya, beberapa waktu lalu sempat heboh dan menjadi trending topic be...


4 komentar:

  1. Tambah satu lagi dan tetap menara manusia

    BalasHapus
  2. untung masih menjadi manusia

    BalasHapus
  3. ini termasuk manusia yg berilmu tinggkat tinggi, khatam ilmu nyalih rupa, nilai yang dianut adalah kesesuaian rasa dan bebas nilai,

    BalasHapus

Mohon komentarnya dengan bahasa yang sopan, terima kasih atas kunjungannya.